Studi: Risiko Obesitas Pada Anak Bisa Dilihat Sejak Usianya 6 Bulan

Ketika mendapati buah hati memiliki tubuh gemuk, tentu akan membuat setiap orangtua merasa bahagia dan bangga. Anak atau bayi yang gemuk sering kali terlihat menggemaskan, sehat dan lucu. Namun sayangnya Mom, bayi yang bertubuh gemuk justru bukan jaminan bayi tersebut sehat. Beberapa bayi justru mengalami masalah kesehatan ketika tubuhnya terlalu gemuk. 

Bayi yang gemuk bisa juga dikatakan mengalami obesitas. Penelitian menemukan jika anak mengalami obesitas bisa dilihat sejak usianya masih 6 bulan. Pada penelitian ini, para ahli menemukan risiko obesitas pada anak tidak hanya terjadi saat anak-anak tetapi juga berisiko pada mereka saat usianya dewasa kelak.

Bahaya Obesitas pada Anak

Ada beberapa bahaya kesehatan yang mengintai anak dengan risiko obesitas. Bahaya tersebut mulai dari tingginya risiko masalah kolesterol, meningkatnya tekanan darah tinggi, diabetes, asma bahkan derpresi.

Anak-anak yang mengalami obesitas juga rentan terhadap masalah kesehatan patah tulang dan radang sendi. Ketika anak sudah menderita obesitas, ini akan meningkatkan risiko obesitas yang lebih besar saat usia anak sudah dewasa kelak.

Risiko Obesitas Dilihat dari BMI

Bagaimana mengetahui risiko obesitas pada anak bahkan orang dewasa? Risiko obesitas bisa dilihat dari BMI. BMI adalah Indeks massa tubuh (body mass indeks). Ini merupakan pengukuran yang digunakan untuk menentukan golongan berat badan sehat dan tidak sehat. Pada bayi sendiri, saat ia dikatakan obesitas, ini juga bisa dilihat dari BMInya. 

Melansir dari laman sciencedaily.com, penelitian yang dilakukan para ahli di Cincinnati Children’s Hospital Center menemukan jika bayi yang mengalami risiko obesitas sebagian besar memiliki BMI di atas persentil ke-85. Penelitian yang dilakukan para ahli pada sedikitnya 2.560 anak di Denver menemukan jika anak-anak dengan BMI di atas 85 saat usia 6, 12 dan 18 bulan berisiko mengalami obesitas 3 kali lipat saat usianya memasuki 6 tahun.

Semoga informasi ini bermanfaat. Yuk Mom, makin bijak lagi saat merawat dan menjaga buah hati terlebih mengenai tumbuh kembangnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.